Tanda-tanda kedatangan hari akhir sudah muncul sejak diutusnya Rasulullah SAW. Beliau sudah "memvonis" bahwa pengikutnya adalah umat akhir zaman. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Baihaqi, Rasulullah SAW membagi masa akhir zaman menjadi 5 , yaitu:
masa kenabian,
masa khilafah yang berdasarkan pada manhaj nabi,
masa raja-raja menggigit (kekhalifahan),
masa penguasa diktator, dan
masa kembalinya sistem khilafah.
Sebagian ulama menyimpulkan, setelah masa kenabian adalah masa Khulafaur Rasyidin. Masa raja-raja menggigit berlangsung sejak wafatnya Ali bin Abi Thalib hingga runtuhnya khilafah Ottoman (Utsmaniyah) pada tahun 1924 Masehi. Masa raja-raja diktator dimulai setelah itu hingga sekarang.
Jadi Saat ini kita memasuki masa ke-4 yaitu masa penguasa diktator.
Kapan masa penguasa diktator ini akan berakhir dan digantikan dengan masa ke-5 yaitu masa kejayaan islam atau kembalinya sistem khilafah?
Untuk mengetahui kapan masa itu akan datang, kita akan mencoba untuk menghitung umur umat islam di dunia berdasarkan pandangan 3 ulama yang terkenal dalam ajaran Ahlusunnah Wal jamaah, yaitu :
1. Al Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani dari Mazhab Syafi’i
2. Jalaluddin As Suyuthi (Imam Suyuthi)
3. Imam Ibnu Rajab al Hanbali
AL HAFIDZ IBNU HAJAR
Menurut pendapat Ibnu Hajar:
Umur umat Yahudi adalah umur umat Nasrani ditambah dengan umur umat Islam.*
Para ahli sejarah mengatakan bahwa Umur umat Yahudi yang dihitung dari
diutusnya Nabi Musa alaihis salam hingga diutusnya Nabi Isa alaihis
salam adalah 1500 tahun.
Kemudian dengan adanya hadis:
Dari Salman Al Farisi ia bercerita bahwa “Masa-masa antara Isa dan
Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah selama 600 tahun”. /[HR.
Bukhari] /
Sehingga umur umat Nasrani yang dihitung dari sejak diutusnya Nabi Isa
(Yesus) alaihis salam hingga diutusnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi
wasallam adalah 600 tahun.
Sehingga akan didapat:
Umur Yahudi = Umur Nasrani + Umur Islam
1500 tahun = 600 tahun + 900 tahun
Kemudian Ibnu Hajar dalam Kitabnya mengatakan adanya tambahan 500 tahun
sesuai hadis marfu yaitu:
Dari Sa’ad bin Abu Waqqash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu‘alaihi
wasallam telah bersabda: “*Sesungguhnya saya berharap agar
umatku tidak akan lemah di depan Tuhan mereka dengan mengundurkan
(mengulurkan) umur mereka selama setengah hari*”. Kemudian Sa’ad
ditanyai orang: Berapakah lamanya setengah hari itu? Ia (Sa’ad)
menjawab: “*Lima ratus tahun*”.
/[hadis shahih riwayat Ahmad, Abu Dawud, Al Hakim, Abu Nu’aim dan
disahihkan oleh Al Albani]/
Jadi total umur Islam menurut Ibnu Hajar adalah 900 + 500 tahun = 1400
tahun lebih, belum termasuk tambahan.
IMAM AS SUYUTHI
Menurut Imam Suyuthi:
Umur umat Islam adalah jumlah umur dunia dikurangi dengan umur-umur
Nabi/Rasul sejak Nabi Adam alaihi salam hingga diutusnya Nabi Muhammad SAW.
Perhitungan umur umat Islam menurut beliau terdiri dari 3 materi yaitu:
(1)Perhitungan umur dunia
(2)Perhitungan umur umat-umat yang terdahulu sejak Nabi Adam hingga
diutusnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam
(3)Perhitungan jarak waktu sejak ditutupnya pintu taubat (yaitu sejak
matahari terbit di barat) hingga ketika Tiupan Pertama sangkakala kiamat.
Dimana kemudian akan didapat rumus bahwa:
Umur umat Islam = [1. Umur dunia] – [2. Umur umat terdahulu] – [3. Jarak
waktu]
(1) PERHITUNGAN UMUR DUNIA
Dari Abu Hurairah ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda: “Hari yang terbit matahari padanya yang paling baik
adalah hari jumat, pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia
dimasukkan ke dalam surga, pada hari itu pula ia dikeluarkan darinya,
dan tidak akan terjadi hari kiamat kecuali pada hari jumat.
[HR. Muslim, Tirmizi & Ahmad]
Dari hadis diatas diketahui bahwa perhitungan umur dunia dihitung sejak
dikeluarkannya Nabi Adam alaihis salam ke bumi hingga saat kiamat adalah
dari hari Jumat ke hari Jumat, yaitu berlalu selama 1 minggu akhirat (7 hari akhirat).
Sedangkan dalam Al Quran surah 32 As Sajdah ayat 5 yang berbunyi:
“DIA mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik
kepada-NYA dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut
perhitunganmu”.
Maka dapat diketahui bahwa 1 (satu) hari disisi ALLAH itu adalah 1000
tahun dunia. *Jadi umur dunia adalah **7000 tahun**.*
(2) PERHITUNGAN UMUR UMAT YANG TERDAHULU
Dari Ibnu Abbas, dari (cerita) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
(kepadanya), kemudian ia berkata: “Umur Adam adalah 1000 tahun”.
Kemudian ia berkata: Antara Adam dengan Nuh adalah 1000 tahun, dan
antara Nuh dengan Ibrahim adalah 1000 tahun, dan antara Ibrahim dengan
Musa adalah 700 tahun, dan antara Musa dengan Isa adalah 1500 tahun,
sedangkan antara Isa dengan Nabi kita adalah 600 tahun.
[HR. Hakim]
Jadi dapat dihitung bahwa masa (umur umat terdahulu) adalah 1000 + 1000
+ 700 + 1500 + 600 = 4800 tahun.
Nabi Adam adalah manusia pertama, sehingga umur dunia tidak dihitung
dari tahun sebelum Adam, melainkan dihitung sejak beliau diturunkan ke bumi.
(3) PERHITUNGAN WAKTU ANTARA TERBITNYA MATAHARI DARI ARAH BARAT HINGGA DITIUPNYA SANGKAKALA KIAMAT
Hadis-hadis yang menerangkan tentang perhitungan waktu ini adalah:
1. Dari Abdullah bin Umar, ia berkata: “Manusia akan menetap setelah
terbitnya matahari dari tempatnya terbenam selama 120 tahun.”
(hadis shahih mauquf riwayat Ahmad, Thabrani, Ibnu Abu Syibah dan Abdul
Razzaq, Al Haitsami mengatakan para perawinya wara dan terpercaya)
2. Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda: Jarak waktu antara dua tiupan itu adalah empat puluh.
Mereka bertanya: Wahai Abu Hurairah, apakah 40 hari? Ia menjawab: Aku
tidak dapat menyebutkan. Mereka bertanya lagi: 40 bulan? Ia menjawab
(kembali): Aku tidak dapat menyebutkan. Mereka bertanya lagi: 40 tahun?
Ia (kembali) menjawab : Aku tidak dapat menyebutkan. Kemudian ALLAH
menurunkan hujan, sehingga mayat-mayat tumbuh (bangkit) seperti
tumbuhnya tanaman sayuran. Tidak ada satu bagian tubuh manusia kecuali
semua telah hancur selain satu tulang, yaitu tulang ekornya dan dari
tulang itulah jasad manusia akan disusun kembali pada hari kiamat.
(HR. Bukhari, Muslim, Nasai, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad & Malik).
3. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ALLAH mengumpulkan
orang-orang yang awal dan orang-orang yang yang terakhir pada suatu hari
yang dimaklumkan yaitu selama 40 (empat puluh) tahun dalam keadaan
menengadah dan membelalakkan kedua mata mereka ke langit untuk menunggu
keputusan pengadilan dan ALLAH akan turun dalam lindungan awan-awan.
(Hadis hasan riwayat Adz Dzahabi dan dihasankan pula oleh Al Albani)
4. Dalam suatu hadis shahih (dari Saad bin Abi Waqash) dikatakan bahwa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: Hari dimana
manusia akan berdiri menghadap Tuhan semesta alam adalah selama setengah
hari (Beliau menerangkan Al Quran surah ke-83 Al Muthaffifin).
Sudah kita ketahui bahwa setengah hari akhirat adalah 500 tahun. Hal ini
bersesuaian dengan hadis Bukhari dan Muslim yang mengatakan bahwa “Kaum
fakir miskin akan memasuki sorga sebelum orang-orang kaya selama
setengah hari yaitu selama 500 tahun.
Perhitungan waktu menjelang kiamat adalah sebagai berikut:
1.Dihitung sejak terbit matahari dari arah Barat adalah karena setelah
perkara itu terjadi maka tidak ada lagi dosa yang diampuni, segala pintu
tobat ditutup, dan tidak diterima lagi syahadat. Artinya tidak ada lagi
Islam.
2.Dan diakhiri hingga manusia berdiri di padang Mahsyar menghadap ALLAH
adalah karena saat itu manusia baru dibangkitkan dari kubur dan belum
dihisab.
3.Dari hadis-hadis di depan, maka kita ketahui jarak waktu:
•Matahari dari arah barat ~ tiupan pertama = 120 tahun
•Tiupan pertama ~ tiupan kedua = 40 tahun
•Tiupan kedua ~ kebangkitan seluruh manusia = 40 tahun
•Kebangkitan ~ perhisaban (penentuan sorga dan neraka) = 500 tahun
Sehingga, dapat disimpulkan bahwa jarak waktu dari terbitnya matahari
dari arah Barat hingga berdiri di padang Mahsyar adalah 120 + 40 + 40 +
500 *= 700 tahun*
Kesimpulan perhitungan Imam Suyuthi:
Umur dunia = umur umat terdahulu + umur umat Islam + masa hari akhir
Telah kita ketahui bahwa:
•Perhitungan umur dunia adalah 7000 tahun
•Perhitungan umur umat-umat terdahulu adalah 4800 tahun
•Perhitungan masa sejak ditolaknya syahadat hingga kiamat adalah 700 tahun
Sehingga dapat dihitung:
Umur umat Islam = 7000 – 4800 – 700 = 1500 tahun
IMAM IBNU RAJAB AL HANBALI
*Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: Sesungguhnya
masa menetap kamu dibandingkan dengan umat-umat yang telah berlalu
adalah seperti jarak waktu antara salat Ashar hingga terbenamnya matahari. *
Hadis diatas diriwayatkan dari Ibnu Umar oleh Imam Bukhari. Dan menurut
penafsiran Ibnu Rajab, “umat-umat yang telah berlalu” itu adalah umat
Nabi Musa (yahudi) dan umat Nabi Isa (nasrani) karena ada hadis sahih
lain yang berbunyi seperti itu yang intinya membandingkan Islam dengan
Ahli Kitab.
Beliau telah meletakkan keseluruhan masa dunia adalah seperti satu hari
penuh dengan siang dan malamnya. Beliau menjadikan waktu yang telah
berlalu dari umat-umat terdahulu dari masa Nabi Adam hingga Nabi Musa
seperti waktu satu malam dari hari tersebut, dan waktu itu adalah 3000
tahun. Kemudian beliau menjadikan masa umat-umat yahudi, nasrani dan
Islam adalah seperti waktu siang dari hari tersebut, maka berarti waktu
itu juga 3000 tahun.
Kemudian beliau menafsirkan hadis Bukhari lainnya bahwa masa-masa
amaliah umat Bani Israil (umat Nabi Musa) hingga datangnya Nabi Isa
seperti setengah hari pertama, dan masa amaliah umat Isa adalah seperti
waktu salat Zuhur hingga salat Ashar, dan masa amaliah umat Islam adalah
seperti sesudah salat Ashar hingga terbenamnya matahari.
Jadi perhitungan menurut Ibnu Rajab itu sebagai berikut:
• Masa umat-umat Adam hingga Musa = satu malam penuh = 3000 tahun
• Masa umat-umat (yahudi – nasrani – Islam) = satu siang penuh = 3000 tahun
• Umur Yahudi = setengah hari dari siang tersebut = ½ dari 3000 = 1500 tahun
• Umur Nasrani = mengikuti hadis Muslim dari Salman al Farisi yaitu =
600 tahun
Maka umur umat Islam adalah 1500 – 600 = 900 tahun. Kemudian 900 tahun
ini ditambahkan lagi 500 tahun (setengah hari akhirat) sebagaimana hadis
dari Saad bin Abu Waqash riwayat Abu Dawud, Ahmad (yang ada dihalaman
terdahulu).
Sehingga *umur Islam menurut Ibnu Rajab adalah 900 + 500 = 1400 tahun*,
belum termasuk tambahan tahun. Namun beliau tidak menyebut berapa tahun
tambahannya.
Perhitungan ini sama dengan method yang digunakan oleh Ibnu Hajar.
KESIMPULAN
Umur Umat Islam menurut Al Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani & Ibnu Rajab Al-Hanbali adalah 1400 Tahun (belum termasuk tambahan).
Untuk tambahan tahun, banyak yang berpendapat ditambah dengan usia Nabi, yaitu 63 Tahun. Berarti 1400 dihitung setelah Nabi Wafat.
Apabila dihitung dengan penanggalan Hijriyah, berarti :
1400 + 10 (Th Hijriah ketika Nabi Muhammad wafat) = 1410.
Apabila Teori ini yang dipakai, maka seharusnya pada tahun 1410 H yang lalu umur Umat Islam akan berakhir.
Sekarang kita beralih ke pendapat Jalaluddin As-Suyuthi.
Umur Umat Islam menurut Jalaluddin As-Suyuthi adalah 1500 tahun.
Permasalahannya adalah :
Apa titik tolak dimulainya perhitungan 1500 tahun tersebut?
Ada 3 momen yang pantas untuk dijadikan awal perhitungan yaitu : Waktu kelahiran Nabi, Waktu Hijrah ke Madinah, Waktu menerima wahyu pertama.
Kita coba menghitung satu persatu:
a). 1500 dihitung dari kelahiran nabi
1500 - 63 (umur ketika nabi wafat) = 1437
1437+ 10 (th hijriah saat nabi wafat) - 1430 (Th hijriah saat ini = 17 tahun
Jadi sisa umur umat islam adalah 17 tahun lagi dari sekarang (1430 H).
(tidak cocok dengan hadits yg mengatakan bahwa masa kejayaan kembali umat islam kelak adalah 40 tahun.)
b). 1500 dihitung dari awal tahun hijriyah
1500 - 1430 (Th. Hijriyah saat ini) = 70 tahun
c). 1500 dihitung dari menerima wahyu pertama
1500 - 1430 (Th. Hijriyah saat ini) - 13 (Masa sebelum hijrah di Mekah) = 57 tahun
Jika Perhitungan yang masih cocok dengan tahun hijriyah yang sedang berjalan saat ini (Point b & c) dikurangi dengan usia jaman kejayaan kembali Islam di masa yang akan datang yang dalam hadits disebutkan 40 tahun, maka akan didapatkan :
Point b. 70 – 40 = 30 Tahun
Point c. 57 – 40 = 17 Tahun
Ada dua angka yang kita dapatkan disini yaitu 30 tahun apabila dihitung berdasarkan awal tahun hijriyah, dan 17 tahun jika dihitung berdasarkan awal wahyu pertama.
Namun apabila kita kembali kepada judul tulisan di atas yaitu Umur Umat /Agama Islam, maka agama islam secara resmi ada sejak Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama, ketika masih di mekah.
Jadi kita dapat menarik kesimpulan akhir bahwa metodologi yang relevan adalah point c, yaitu sisa umur umat islam di dunia ini yang belum dijalani adalah 57 Tahun. Apabila dikurangi dengan usia kejayaan kembali umat islam di masa yang akan datang 40 tahun, maka umur umat islam yang harus dijalani sebelum mencapai kembali kejayaan islam,
adalah : 17 TAHUN…..
Apabila kita kembali kepada Hadits di awal tulisan yang membagi Fase-fase kepemimpinan menjadi 5 fase, maka 17 tahun ini adalah masa transisi dari fase ke-4 ke fase ke-5. Tahun-tahun yang kelak akan di penuhi dengan perjuangan, penderitaan dan peperangan antara pasukan muslim melawan pasukan kafir terutama Yahudi yang akan dipimpin oleh Dajjal.
Lalu apa hubungannya dengan Desember Tahun 2012 yang disebut-sebut akan terjadi bencana besar? Atau mungkinkah Dajjal akan muncul pada tahun 2012 ?
Wallhu’alam Bissawab…..
Mungkin ada rekan2 yang lebih tau dan ingin menambahkan ?
Apabila ada kesalahan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Bukan berarti Hadits atau Ayat Al-Qur’an yang salah namun keterbatasan saya sebagai manusia biasa yang salah dalam memahami & memaknai hal tersebut.
Saya mohon maaf juga, saya bukan bermaksud untuk melakukan ramal-meramal terhadap masa depan, Namun bermaksud untuk mengkaji hadits-hadits Nabi mengenai umur umat islam di dunia ini sebagai persiapan diri kita di masa depan.
Wallahu'alam Bissawab..
Hanya Allah lah yang Maha Tahu Segalanya
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
DGreenz04
(Disarikan dari berbagai sumber)
Sabtu, 31 Januari 2009
Umur Umat/Agama Islam
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar